kepada warna hitam yang menyelimuti langit waktu malam tiba
Dan air mata kekasihmu yang jatuh menyuburkan padi
Serta sisipan-sisipan rasa seoarang ibu teruntuk anaknya.
Aku, seoarang hamba
yang rela menjadi budak atas nama cinta
serta rela merendahkan diri untuk rindu yang ku anggap abadi.
karenanya, ku selipkan puji-pujian untuk sang maha pencipta
agar rasaku tertuju kepadanya.
sambil berdendang serta menari kegirangan
ku lantunkan namanya
Oh....
Dayita..
Keksihku
Hadirmu membuat malamku tak lagi sunyi
Namun ketiadaanmu membuat pagiku serasa sepi
Dibawah alismu hujan berteduh
Di Merah matamu senja berlabuh
"jiwaku dan jiwamu melebur menyatu,
segala luka yang menyakitimu luka pada diriku".
Tuhan
Dari kalammu akau belajar memahami
Dari hambamu aku belajar mencintai.

