Rabu, 11 Januari 2023

Renjana



Dikatakan oleh air yang membisu

Bahwa riak adalah kegagalan dalam

Keheningan dan menimbulkan kekacauan.


Dikatakan oleh daun yang membungkuk 

Bahwa aku berguguran bukan karena rapuh 

Tapi angin nya saja yang membuatku jatuh.


Dikatakan oleh Qais bahwa

"debu yang menempel di sandal laila lebih

aku sukai ketimbang dunia beserta seisinya".


Dan Rahwana pun mengadu 

"Tuhan, bila cintaku kepada Sinta terlarang 

mengapa kau bangun megah perasaan ini 

Di dalam sukmaku".


Lantas kepada siapa hati ini menuju 

sedangkan malamku terus memujimu

wahai wanita

Bermata sayu, berparas ayu, serta kulit putih kuning 


Ragaku pun condong menghadap ke arahmu 

seolah-olah Ka'bah menjelma menjadi kamu.

Hatiku berbisik lirih

Takjub melihat merah di matamu itu,

Memaksaku menafsiri lagi 

Sorot pada tatap-tatap sayumu.


Ini dama untukmu.



abdul fatah, semarang, 9, januari, 2023.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MABUK

Mabuk Kepada anggur K utadah lagi sisa-sisa isak tangis Kepada ciu T olong tutup saja hidungmu itu Kepada orang tua kapan kau ...